Minggu, 10 Oktober 2010

KASUS STUDY KEWIRAUSAHAAN 2

Santi adalah seorang sarjan lulusan ilmu keperawatan, ia bercita-cita mampu untuk mendirikan rumah sakit. Namun keterbatasan biaya, Ia ckup memendam mimpinya tersebut. Sekaran ia bekerja disebuah RS Adam Malik merupakan RS terbesar di Medan, Melalui temannya ia memperoleh informasi bahwa disebuah kabupaten di prov. NTT kekurangan tenaga kesehatan, dan santi mendapat tawaran untk bekerja disana. Dengan tekad yang besar ia rela meninggalkan pekerjaannya dan berangkat ke NTT kemudian Ia dipekerjakan di sebuah RS yang ada di tingkat kec. Sedang santi lebih memilih tinggal dipedesaan daripada di asrama perawat, Ia diijinkan menempati salah satu rumah yang kosong oleh warga desa. Di desa tersebut belum ada puskesmas ataupun jasa penyedia layanan kesehatan sehingga ia sering diminta bantuan oleh penduduk sekitar. Alhasil Santi membuka klinik kecil di rumah yang ia tinggali saat itu. Cukup melelahkan memang Santi harus bekerja di RS hingga sore. Kemudian selebihnya ia habiskan waktunya untuk membantu masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan dikliniknya.

Hari terus berganti dan berlalu, setiap pulang dari bekerja di peskesmas selama perjalanan pulang dilihatnya pemandangan di daerah tersebut. Terlihat banyak lahan yang kosong, padahal penduduk desa masih banyak yang menganggur. Fenomena itu hampir setiap hari dilihatnya. Suatu ketika disela-sela waktu bekerja Santi membaca sebuah buku dan memperoleh informasi bahwa tanaman jarak bermanfaat sebagai tanaman obat-obatan dan berpotensi dapat menghasilkan minyak. Tumbuhan tersebut mampu hidup di lahan yang kadar airnya rendah. Santi sangat tertarik, kemudian ia mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang pohon jarak. Ia ingat bahwa ia mempunyai kenalan seorang dosen pertanian sebut saja namnya pak ” Amir”. Ia segera menghubungi pak Amir dan mengajaknya kerja sama, Namun pak Amir sama sekali tidk tertarik. Tanpa putus asa Kemudian Ia menghubungi seorang sahabat dekatnya sebut saja namanya”Ronald” Ia adalah seorang sarjan tekhnik industri yang sekarang bekerjadi sebuah perusahaan. Santi menyampaikan idenya untuk mendirikan sebuah pabrik pengolahan biji jarak menjadi BBM. Kebetulan Ronald sangat tertari dan langsung memutuskan untuk segera melakukan riset dan penelitian serta tinjauan dari berbagai aspek. Mereka yakin ini jika ide ini benar-benar ditekuni bisa dijadikan sebuah bisnis yang cukup menjanjikan. Segera saja mereka melakukan perecanaan dan mengambil langkah-langkah sbb:
Mengadakan kerjasama dengan penduduk agar mereka bersedia memberdayakan lahan kosong mereka dengan menanaminya pohon jarak. Masyarakat banyak yang setuju karena sangat menguntungkan bagi mereka selain memperoleh pekerjaan mereka juga dapat memperoleh penghasilan tambahan.
Membuat proposal dan mencari dana melalui kreditor dan para investor, terkumpullah dana sebesar 700 juta.
Meminta izin kepada pemda setempat dan melegalkan pendirian pabrik.
Perencanaa penriian pabrik dan pengadaan alat-alat produksi.
Mengajak pemerintah untuk bekerjasama dalam hal pemasaran. Pemerintah bersedia karena ini sangat menguntungkan, selain menyerap tenaga kerja, usaha ini juga merupakan salah satu alternatif upaya penghematan BBM yang tidaka dapat diperbaharui.
Perencanaan manajemen serta tenaga kerja dan investasi modal awa. Biaya tersebut meliputi :
# Pengadaan bahan baku (10 hari) harga 1000/kg
# Pengolahan (25 hari)
# Persediaan gudang (5 hari)
# Pengiriman dan piutang (15 hari)
# Tenaga kerja ( 100 orang ) upah 20.000/orang
# Overhead (4 orang) upah 50.000/orang
# Biaya operasional 30.0000.0000/ bulan

Dana pendirian pabrik sebesar 300.000.000,-

Dalam jangka waktu satu tahun usaha ini cukup membawa keuntungan yang besar, Sekarang Santi sudah bisa mewujudkan impiannya Ia merubah klinik kecilnya menjadi sebuah RS besar di daerah tersebut. Untuk penanganan perusahaan ia serahkan kepad Ronald. Karena Merasa memilki tanggung jawab profesi sebagai seorang perawat Santi hanya berperan sebagai fihak investor. Ia saat ini menjabat sebagai pengelola RS yang Ia dirikan sendiri.

A.Berdasarkan fenomena diatas coba interprestasikan dan analisis serta kaitkan dengan materi-materi yang sudah kamu pelajari dalam MA Kewirausahaan!
B. Berdasarkan data yang ada coba hitung:
 Jumlah pengeluaran investasi (modal awal)
 Net Present Value (NPV)
 PayBack Period ( PBP)

JAWAB

Kasus diatas merupakan salah satu contoh entrerprenuerr sejati, mengapa?
Sebagaiman kita ketahui bahwa definisi entrerprenuer adalah orang adalah orang yang memilki kemmpuan untuk menciptakan , mencari dan memanfaatkan peluang dalam menuju apa yang diinginkan sesuai dengan apa yang diidealkan. Kuncinya bahwa jika ingin menjadi entrerpreneur minimal harus ada pada dirinya jiwa kretif yang meliputi:
K= kemauan yang kuat
R= rasa ingin tahu
E= ethuisme / semangat dan minat yang besar Untuk sukses, kita dituntut harus memiliki hasrat yang sangat kuat tentang pekerjaan yang telah kita pilih. Antusiasme yang ala kadarnya tidak akan membuat kita bertahan menghadapi tantangan yang akan Anda hadapi saat memulai suatu usaha.

A= analisis yang mendalam
T= terbuka terhadap saran-saran & lingkungan sekitarnay ( nopen mine). Seorang pengusaha harus berpikir terbuka (open-minded), fleksibel dan mudah merespon ide-ide baru.Mengingat bahwa lingkungan bersifat dinamis dan selalu berubah-ubah sesuai dengan permintaan pasar.
I= inisiatif untuk memulai dan berani mengambil resiko.
F= fokus pada tujuaan yang ingin dicapai(mempunyai misi dan visi)

Jiwa kreatif diatas sudah dimilki oleh santi dimana Ia rela meninggalkan kota besar dan berani mengambil resiko untuk bekerja di daerah. Tentunya dengan semangat dn visi serta visi yang dimilkinya lah sehingga Ia ia begitu berani mengambil resiko untuk dapat mewujudkan impiannya. Dari kasus diatas kita juga dapat mengambil kesimpulan bahwa untuk menjadi seorang wirausahawan yang terpenting adalah motivasi dan disiplin diri. Ini dapat menghapuskan mitos bahwa enterpreneurship itu bukanlah orang-orang yang memang lahir dari sosnonya(keturunan keluarga pembisnis), para penjudi, kerja otot (g pake otak), harus memilki latar belakang pendidikan tentang bisnis serta mitos-mitos lainnya.

Dari kasus-kasus tersebut kita dapat menegahui bahwa sebenarnya untuk menjadi enterprenership tidak hanya berdasarkan pada modal secara finansial. Tetapi kita harus bisa open mind, memperluas jaringan( memilki banyak teman, kenalan dengan mengenyampingkan perbedaan satus soial, pekerjaan, bidang dll), bersedia bekerja sama denga orang lain, out of the box of thinking, kerja keras, uket, displin diri. dll Hal-hal tersebut akan sangat mendukung kelancaran serta kleberhasilan usaha yang kita jalankan seperti halnya yang dilakukan dan dimilki oeh santi. Seperti halnya santi tanpa dukungan dari ronald mgkin Ia tdk akn mampu seperti sekarang ini( contoh pentingnya jaringan dan kerja sama ).

Ditinjau dari berbagai aspek ide usaha yang muncul pada diri santi berdasarkan peluang-peluang yang ada dilingkungannya yang sangat mendukung. Sebelum merealisasikan idenya tersebut santi bersama ronald perlu melakukan penelitian-penelitian serta toinjauan terhadap berbagai aspek. Aspek-aspek tersebut meliputi:
1.Aspek tekhnikal
Diman santi melihat bahwa lahan penanaman bahan baku, lokasi pabrik, tenaga kerja yang tersedia cukup memadai. Cukup mendukung untuk melakukan kegiatan kewirausahaan.
2. Aspek Pasar & pemasaran
Memilki prosepek yang bagus karena pemerintah mau ikut serta membantu pemasaran produk. Mengingat harga BBM semakin meningkat.
3. Aspek Yuridis
Kegiatan kewirausahaan yang dilaksakan santi mudah untuk dilegalkan. Mengingat manfaatnyanya yang besar pemerintah juga tentunya akan memberikan izin.
4. Aspek Manajemen
Keterbatasan santi untuk mengolah manajemen menuntut dia agar bekerjasama dengan orang lain.
5. Aspek lingkungan
Kondisi lingkungan eksternal/jauh(politik, ekonomi, sosial, budaya) seperti keadaan politik diwilayah tersebut kodusif, kebiasaan masyarakat yang mau berkebun dan bertani, sangat mendukung. Lingkungan internal juga mendukung seperti bahan baku yang mudah dan murah untuk diperoleh.
6. Aspek Finansial
Jika dihitung secara finansial rencana usaha tersebut memilki prospek yang cerah, Fihak kreditor serta investor juga bersedia memberikan aliran dana. Hal ini didukung oleh kelegalitasan sebuah usaha/bisnis (Pentingnya Aspek Yuridis). Bisnis ini juga sangat bermanfaat sebagai salah satu alternatif pengganti sumber BBM yang tidak dapat diperbaharui serta ramah lingkungan.

Berdasarkan penelitian yang telah santi lakukan ia evaluasi kembali setelah benar-benar yakin bahwa rencan bisnis tersebut mempunyai prospek yang bagus dan mampu mendatangkan keuntungan secara fianansial. Santi bersama Ronald segera menyusun perencanaan serta langkan-langkah yang harus dilakukan untuk merealisasikan bisnisnya tersebut. Dan berkat kerja keras, keuletan, kesabaran serta kegigihannya tersebut saat ini uanglah yang mencari santi (investor) bukan santi lagi yang mecari uang. Ia bisa sukses dan mampu mewujudkan impiannya melalui berwirausaha. Walaupun Itu semua berawal dri sebuah mimpi dan yang terpenting adalah keberanian kita untuk memulai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar